Budidaya Ikan Patin

fatasama.com

Halo teman-teman pada kesempatan kali ini kita akan membahsa tentang cara budidaya ikan patin.

Taukah kalian jika ikan patin merupakan salah satu jenis ikan yang bisa hidup di air payau.

Budidaya ikan patin merupakan salah satu budidaya ikan yang cukup di minati karena melihat peluang bisnisnya yang cukup baik.

Biasanya, banyak pebisnis pendatang baru yang menjauhi bisnis budidaya semacam ini.

Hal yang menjadi kekhawatiran adalah kandas serta langsung terbayang repotnya berbudidaya ikan Patin ini.

Tetapi tau kah Kamu kalau budidaya ikan patin tidak sesusah yang Kamu bayangkan lho.

Kamu dapat dengan gampang melaksanakannya dengan sebagian panduan berikut ini, dipastikan Kamu hendak lebih kilat panen serta mendapatkan untung:

1. Mencari Posisi / Tempat yang Tepat

Posisi ialah perihal yang utama dikala berbudidaya ikan patin, sebab pada dasarnya ikan patin mempunyai habitat ialah di alam bebas ataupun sungai.

Buat budidaya ikan patin ini Kamu wajib menguasai ketentuan posisi yang sesuai buat habitat ikan patin.

Oleh sebab itu, dianjurkan Kamu mencermati sebagian perihal berikut dikala hendak memilah posisi budidaya ikan patin:

  • Seleksi posisi budidaya ikan patin dengan tipe tanah lempung, sebab sesuai buat dijadikan kolam.
  • Upayakan posisi terletak ditempat yang terbuka, memperoleh penyinaran matahari
  • Mutu air, upayakan air buat mengairi kolam budidaya ikan patin bersih, tidak keruh ataupun tercemari limbah beresiko.
  • Temperatur air pada kolam yang sempurna 26- 28 derajat Celcius.
  • ukuran pH air dengan keasaman 6, 5- 7( pH standar).
  • Alternatif posisi yang lain buat budidaya ikan patin ialah model karamba, perihal ini dapat diterapkan bila dilingkungan Kamu dekat dengan sungai, bendungan, ataupun irigasi yang lain dengan arus yang tidak besar.
  • Buat membuat kolam Kamu dapat wujud semacam kolam pada ternak lele, sebab budidaya ikan patin nyaris sama dengan lele.

2. Memilah Bibit yang Baik

Aspek sukses budidaya ikan patin kedua terletak pada bibit ikan patin itu sendiri.

Bila Kamu baru belajar budidaya ikan patin, kami menganjurkan Kamu buat memakai bibit yang dibeli dari peternak, tidak hanya lebih kilat, mutu bibit telah tidak diragukan lagi.

Sehabis Kamu sukses budidaya ikan patin, Kamu belajar sesi pemijahan bibit patin sendiri.

Dalam memilah bibit ikan patin, Kamu hendaknya mencermati 4 aspek berikut:

Cermati raga( kesehatan bibit) bibit, di mana benih patin bermutu mempunyai badan proposional, dengan karakteristik berikut ini:

Dimensi antara kepala serta badan balance.

Mempunyai pergerakan lincah, sungut sempurna, tidak terdapat cedera, corak badan nampak mengkilat serta terang.

Dimensi benih patin yang seragam, buat menjauhi permasalahan kanibal walaupun perihal tersebut tidak sering terjalin.

Yakinkan benih yang Kamu pakai berasal dari induk bermutu unggul, serta bukan hasil pemijahan dari kekerabatan dekat ataupun inbreeding.

Tanyakan penyakit kepada penangkarnya, apakah bibit tersebut sempat terkena penyakit ataupun tidak. Tanyakan pula gimana perlakuan bibit tadinya, apakah memakai probiotik, vit, ataupun antibiotik.

Budidaya Ikan Patin 05- Finansialku

[Baca Pula: Tidak Seluruh Bisnis Waralaba Sanggup Mencetak Laba Lho, Jika Ingin Beli Bisnis Waralaba Seleksi yang Semacam Ini]

3. Pemeliharaan yang Tepat

Walaupun budidaya ikan patin terkategori kilat, pastinya Kamu wajib melaksanakan pemeliharaan yang pas supaya ikan patin dapat dipanen pas waktu serta berdimensi besar dan bermutu baik.

Terdapat 3 perihal yang butuh dicermati buat memelihara ikan patin supaya berkembang dengan baik serta maksimal:

Keadaan kolam budidaya ikan patin yang kurang baik bisa menimbulkan ikan gampang terkena penyakit, serta kematian bibit ikan di kolam Kamu. Buat itu usahakan air buat mengaliri kolam wajib berasal dari sumber yang bersih. Bila kolam sangat asam hendaknya bagikan kapur supaya pH normal.

Saat sebelum bibit dimasukkan kedalam kolam, butuh dicoba pemupukan terlebih dulu. Tujuan pemupukkan ini merupakan buat memicu perkembangan pakan natural yang diperlukan oleh ikan.

Pemberian pakan yang bertahap( pagi serta sore hari), di mana pada bibit yang baru dimasukkan kedalam kolam jangan diberikan pakan pelet terlebih dulu, perkenankan bibit memakan zooplangton yang telah ada di kolam.

Sehabis itu baru bertahap kamu bagikan pakan pelet. Jumlah pemberian pakan pada ikan Patin berganti tiap bulannya, wajib disesuaikan dengan keadaan perkembangan ikan.

Pakan yang diberikan/hari merupakan 3- 5% dari berat tubuh ikan.

4. Penindakan Hama serta Penyakit

Salah satu hambatan serta permasalahan budidaya ikan patin merupakan hama serta penyakit.

Tangkal akses masuk hama tersebut ke kolam ataupun dengan memasang lampu penerangan di dekat kolam. Hama biasanya enggan masuk bila terdapat cahaya lampu.

Penyakit ikan patin terdapat yang diakibatkan peradangan serta non- infeksi. Penyakit non- infeksi merupakan penyakit yang mencuat akibat terdapatnya kendala aspek yang bukan patogen.

Penyakit non- infeksi ini tidak meluas. Sebaliknya penyakit akibat peradangan umumnya mencuat sebab kendala organisme patogen.

Dengan membasmi hama serta penyakit memakai penindakan yang pas, hingga ikan hendak berkembang dengan baik serta kualitasnya juga hendak lebih baik.

5. Proses Panen yang Tepat

Panduan terakhir ialah dalam memanen ikan dengan proses yang pas, sehingga ikan tidak hadapi kehancuran, kematian, cacat dikala dipanen.

Bagaikan contohnya, penangkapan ikan dengan memakai jala apung hendak menyebabkan ikan hadapi luka- luka.

Jadi, hendaknya penangkapan ikan diawali dibagian hilir setelah itu bergerak kebagian hulu.

Sehingga apabila ikan didorong dengan kere hingga ikan patin hendak terpojok pada bagian hulu.

Pemanenan semacam ini menguntungkan sebab ikan senantiasa memperoleh air yang fresh sehingga kematian ikan bisa dihindari.

Butuh diingat, pemasaran Ikan Patin dalam wujud fresh serta hidup lebih diminati oleh konsumen, sebab itu diusahakan menjual dalam kondisi hidup.

Penutup

Dalam bisnis pastinya terdapat bermacam permasalahan serta hambatan, demikian halnya dengan bisnis budidaya ikan patin.

Tetapi seluruh itu bisa Kamu lalui bila Kamu fokus serta semangat menjalaninya.

Kembangkan bisnis Kamu dengan bertahap serta senantiasa fokus pada intinya, sehingga bisnis Kamu bisa tumbuh sebagaimana mestinya.

Kami percaya Kamu pula dapat jadi pebisnis budidaya ikan patin yang sukses bila mengaplikasikan sebagian panduan budidaya ikan patin supaya kilat panen di atas.

Selamat mencoba di rumah!

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*